Mengembalikan Kepercayaan Kepada Orang yang Menyakiti Kita

mengkhianati kita

 

Suatu hubungan yang baik dimulai dengan sebuah kejujuran dan kepercayaan. Kejujuran sangat erat kaitannya dengan kepercayaan bahkan keduanya mampu bersinergi dengan baik didalam sebuah hubungan. Namun apa jadinya bila suatu hubungan yang sudah lama terjalin digoresi oleh sebuah kekecewaan dan kebohongan dari salah satu pihak pasangan, apakah kalian bisa mempercayainya lagi kelak.

Membentuk sebuah hubungan yang erat itu tidaklah mudah, kita membutuhkan sebuah proses yang cukup panjang, namun jika didasari dengan kejujuran maka semuanya akan berjalan dengan baik. Hal ini akan menjadi suatu kekecewaan yang mendalam manakala suatu pihak begitu saja menghancurkan kepercayaan didalam sebuah hubungan yang telah lama terjalin.

Dampak dari sebuah kebohongan didalam sebuah asmara itu akan sangat buruk, bisa mengakibatkan kekecewaan yang mendalam bagi pasangan yang telah disakiti. Tak sedikit hubungan erat bisa berakibat perpisahan karena salah satu pihak telah menyia-nyiakan kepercayaan yang telah dibangun sejak lama. Namun ada juga diantara mereka yang mencoba untuk mempertahankan hubungannya meski rasa kecewa itu terus membayanginya setiap saat.

Jika kalian memilih untuk bertahan setelah dikecewakan maka ini adalah suatu pelajaran berharga untuk hidup kamu kedepannya agar menjadi sosok yang lebih kuat dalam menerima hal apapun. Bertahan didalam rasa kekecewaan itu sulit, namun kita bisa menjalankannya dengan mudah jika kamu baca tipsnya berikut ini.

Tips Mengembalikan Kepercayaan Terhadap Pasanganmu

Terima Kenyataan

Kamu harus bisa menerima kenyataan yang pahit sekalipun itu sangat menyakitkan. Jangan sampai kamu terbuai oleh nafsu yang terus menerus untuk menolak kenyataan ini. Dengan ini kamu akan bisa mengntrol diri kamu lebih baik lagi kedepannya, sekalipun hubungan yang kamu coba kembali tidak berjalan dengan mulus. Memang akan sangat sulit untuk menghilangkan rasa kekeceweaan ini, tapi setidaknya kamu akan terbisaa dengan ini nantinya.

Harus Bisa Memaafkan

Kata Maaf memanglah tak semudah kenyataannya, untuk bisa memafkan seseorang itu butuh proses yang lama. Mulailah belajar memaafkan dirimu sendiri sebelum memafkan orang lain, seiring berjalannya waktu maka kamu akan terbisa dengan keadaan ini.

Selalu Berpikir Positif

Dalam hal ini akan terasa sulit sekali apalagi jika permasalahannya cukup fatal seperti selingkuh ataupun yang lainnya yang mengakibatkan luka yang mendalam. Kamu akan terus dibayangi rasa curiga ketika kamu mulai mencoba menjalani hubungan kembali dengan si dia walaupun sebenarnya si dia sudah berubah dan jujur. Kamu perlu waktu yang cukup panjang untuk membisaakan diri berfikir positif, lawan ego dan nafsumu untuk tidak terus berfikir negatif kepada si dia. Tidak perlu memaksakan diri sedikit demi sedikit nanti kamu akan kuat dan kokoh tidak mudah terbawa sifat negatifmu.

Tentukan Arah Secepatnya

Kamu harus secepatnya menentukan apakah kamu akan menjauh setelah memaafkannya? Ataukah kamu akan mencoba kembali menjalin hubungan dengannya dengan segala konsekuensi yang telah terjadi?

Berpikirlah secara matang jangan sampai terbawa ego dan nafsu, inilah yang akan menjadi kunci kedepannya terhadap kesuksesan hubungan kamu.

Memang bukanlah perkara mudah memaafkan seseorang yang telah menghianati kita, rasa kecewa dan sakit hati akan selalu membayangi diri kita tatkala kita berhadapan dengannya lagi. Namun semuanya bisa dikendalikan jika kita sudah mampu melakukan semua hal yang dibahas diatas.

Semoga kamu bisa melakukannya dengan hati yang ikhlas, karena apapun yang telah terjadi sejatinya adalah ujian dari tuhan untuk membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Semoga pembahasan kita mengenai  cara mengembalikan kepercayaan ketika sudah disakiti bisa bermanfaat bagi kalian.