8 Action camera rekomendasi untuk para pecinta travelling

Action camera saat ini sedang menjadi trend bagi para pecinta traveller, karena mempunyai kemampuan yang baik. Tidak hanya traveller saja melainkan para pencinta olahraga ekstrim pun menggunakan action cam untuk merekam segala aktivitasnya.

Action cam tergolong kecil, namun makin tangguh, dengan pengoperasian yang simpel dan lensa ber kualitas. Hasil ouput-nya juga tak diragukan lagi kualitasnya.

Dari sekian banyak brand action cam yang ada pasaran, inilah 8 action camera terbaik untuk pecinta travelling. Berikut daftar yang kami rangkum, mungkin salah satunya menjadi idaman kamu.
Ok langsung saja.

1. GOPRO HERO 5 BLACK

Go pro

Spesifikasi GoPro Hero 5 Black

Mempunyai berat : 118g
Tahan air sampai di kedalaman: 10m
4K video: 30/25/24fps
1080: up to 120fps
720: up to 240fps
Resolusi lensa:12MP
Ketahanan baterai: 1-3hrs est

Ulasan GOPRO HERO 5 BLACK

 

GoPro saat ini masih menjadi pelopor di pasaran lewat kamera kotak mungil ikoniknya, Hero. Seperti yang sudah dikatakan di spesifikasinya, Hero 5 Black pun laris manis berkat kemampuannya menghasilkan video 4K/UHD dan foto ciamik.

Belum lagi ditunjang dengan banyaknya aksesoris di pasaran yang beredar, Hero 5 Black mampu dipasang dimana saja sehingga bisa memaksimalkan kreativitasmu. Apalagi body yang memakai karet sehingga aman dibawa menyelam hingga kedalaman 10 meter, diterpa hujan dan jatuh ke tanah.

Hasil video yang di hasilkan sangat halus, dan bisa memakai format RAW, ditambah fitur Wide Dynamic Range membuat Hero  Black ini jadi yang terbaik di pasarnya. Ditunjang adanya fitur voice kontrol, GPS dan aplikasi untuk transfer cepat membuat Hero5 Black makin sempurna!

Dengan segala komposisinya itu, Hero 5 Black dijual dipasaran sekitar Rp 5,7 jutaan.

Keunggulan GOPRO HERO 5 BLACK:

– Hasil foto dan video yang tajam
– Image stabilization yang ciamik
– Tangguh dengan desain sudah waterproof
– Ada sistem untuk kontrol suara
– Antarmuka yang membantu pengoperasian

Kelemahan GOPRO HERO 5 BLACK:

– Menu di layar terlalu rumit
– Foto yang ditampilkan kadang terlalu warm
– Hanya sedikit aksesoris yang jadi bawaan.

2. TomTom Bandit

 

TomTom Bandit

TomTom Bandit

Spesifikasi TomTom Bandit:

Weight: 190g
Waterproof: Splashproof, with lens swap
4K video: 15fps
1080:up to 60fps
720: up to 120fps
Stills resolution: 16MP
Battery life: 3hrs

 

Ulasan TomTom Bandit

 

Action cam satu ini mempunyai bentuk silinder bulat. Hal tersebut bisa dibilang model kuno karena kehadiran GoPro yang mempunyai bentuk kotak.
Tapi TomTom berbeda punya fitur unggulan di dalamya. Berpengalaman lama di bidang GPS, TomTom membekali Bandit dengan sensor yang tidak hanya mencatat lokasi tapi juga kecepatan dan G-Force.

Dengan fitur gps yang modern maka action cam tersebut di labeli dengan harga kisaran Rp 5 jutaan.

Kelebihan TomTom Bandit :

  • Dibekali fitur editing yang smart
  • Mudah dipasang dalam berbagai posisi

Kekurangan TomTom Bandit :

  • Lebih berat dari pesaingnya
  • Memerlukan lensa tersendiri yang waterproof

3. Olympus TG-Tracker

Spesifikasi Olympus TG-Tracker

Weight: 180g
Waterproof: 30m
4K video: 30fps
1080: up to 60fps
720:up to 240fps
Stills resolution: 7.2MP
Battery life: 3hrs

Ulasan Olympus TG-Tracker

 

TG-Tracker memiliki lensa ultra wide 204 derajat dengan sensor CMOS 12.3 inch. Dengan desain futuristik, yang menjadi daya tarik juga adalah kemampuan videonya yang sudah 4Kdengan kecepatan 30fps.  Bisa juga slow motion 240fps dengan kualitas 720p.

Namun sensornya yang paling kece karena sudah dilengkapi GPS, kompas, sensor akselerasi, barometer dan termometer yang mencatat semua data yang di-capture TG-Tracker. Data tersebut bisa ditampilkan di footage untuk memperlihatkan seberapa ekstrem aktivitas yang direkam.

Selain itu, TG Tracker juga bandel lho! Waterproof hingga kedalaman 30 meter dan masih aman bertahan di suhu minus 10 derajat Celcius. Si Tough ini dibanderol harga Rp 5,6 jutaan.

Kelebihan Olympus TG-Tracker:

  • Dilengkapi dengan banyak sensor
  • Mudah digunakan

Kelemahan Olympus TG-Tracker:

  • Lebih berat dibanding kompetitornya
  • Tidak memiliki aplikasi auto editing

4.  YI 4K Action Camera

  YI 4K Action Camera

YI 4K Action Camera

Spesifikasi YI 4K Action Camera

 

Weight: 94g
Waterproof: N/A (optional case available)
4K video: 30fps |
1080:up to 120fps
720: up to 240fps
Stills resolution: 12MP
Battery life: Up to 2hrs

Ulasan YI 4K Action Camera

 

Action cam besutan Xiaomi ini memiliki keunggulan di daya tahan baterai yang lebih lama untuk ukurannya. Layar sentuhnya memberikanmu kontrol penuh dan Wi-Fi ngebut dikoneksikan ke gadget. Untuk syuting, editing dan share dilakukan via aplikasi.

YI 4K Action Cam sendiri sebenarnya memiliki chipset Hero4 Black dan sensor foto dari Sony serta modul Wi-Fi high speed untuk transfer file. Jadi recording video 4K sudah di kecepatan 30fps.

Namun dengan harga separuh GoPro Hero4, tentunya ada kekurangan. YI 4K Action Cam memiliki chromatic aberration tinggi terutama saat merekam subyek yang sangat kontras, misalnya gedung dengan latar langit cerah. Meski begitu tidak terlalu kelihatan jika di-play di layar kecil. dibandrol harga Rp 3 jutaan.

Kelebihan YI 4K Action Camera:

  • Footage detil kualitas 4K
  • Touchscreen lebih lega dibanding GoPro
  • Cukup murah untuk action cam bisa merekam 4K

Kekurangan YI 4K Action Camera:

  • Tidak ada kontrol via suara
  • Terlalu gampang dihidupkan dan dimatikan

5. Olfi one.five

Olfi one.five

Olfi one.five

Spesifikasi Olfi one.five

 

Weight: 55g (110g with housing) | Waterproof: 30m (case included) |
4K video: 24fps |
1080: up to 60fps |
720:up to 120fps |
Stills resolution: 16MP |
Battery life: 1-2hrs

Ulasan Olfi one.five

Memiliki Olfi.one bisa dibilang “hanya bisa bersyukur” karena dengan harga separuh GoPro, sudah memiliki fitur yang lumayan memuaskan. Setidaknya ada GPS, aktivasi via suara dan kemampuan memindai sensor eksternal.

Seperti produk Garmin kebanyakan, ada beberapa yang tidak ada pada Olfi.one ini. Tapi sudah cukup kok oke untuk sekedar membuat footage video tanpa merogoh kocek dalam-dalam. untuk harga kisaran Rp 3 jutaan.

 

Kelebihan Olfi one.five:

  • Sistem menu foolproof
  • Layar LCD yang jernih

Kekurangan Olfi one.five:

  • Tidak ada kontrol via suara
  • Aplikasi yang ada hanya yang basic dan sedikit clunky

6.  Sony FDR-X3000R

Spesifikasi Sony FDR-X3000R

Weight: 114g
Waterproof: 60m (case included)
4K video: 30fps
1080: up to 60fps
720: up to 120fps
Stills resolution: 8.2MP
Battery life: 1-2hrs

Ulasan Sony FDR-X3000R

 

Semua action cam sekarang menjanjikan 4K di 30fps, tapi Sony memberikan yang lebih selain soal resolusi dan kecepatan. Headline dari FDR-X3000R adalah adanya image stabilization Balanced Optical SteadyShot (B.O.SS) untuk semua jenis perekaman video.

Keunikan lainnya adalah perlengkapan underwater yang disertakan berupa remote live view yang mudah dikenakan dan dipasang. Ada pula kalep seukuran smartwatch yang memungkinkan FDR-X3000R untuk dioperasikan dari jauh dan hasilnya bisa di-preview real time.

Kelebihan Sony FDR-X3000R:

  • Memiliki Image stabilization
  • Monitoring memakai remote

Kekurangan Sony FDR-X3000R:

  • Harganya mahal kisaran 8 Jutaan.

 

7. Garmin Virb XE

Garmin Virb XE

Spesifikasi Garmin Virb XE

Weight: 152g  Waterproof: 50m |
4K video: No |
1080: up to 60fps |
720: up to 120fps |
Stills resolution: 12Mp |
Battery life: 2hrs

Ulasan Garmin Virb XE

 

Garmin Virb awalnya diperkenalkan memiliki sensor dan tracking GPS untuk action cam, sama seperti TomTom Bandit. Sebagai generasi kedua, Garmin mendesain ulang dengan mengikuti tren bentuk kotak.

Meninggalkan bentuk peluru, Garmin Virb XE jadi lebih mudah dipasang dan bodinya tangguh. Kualitas videonya juga meningkat, sudah waterproof tanpa case tambahan, ada Wi-Fi Masih ditambah aplikasi dan software yang kompatibel, membuatnya jadi action cam yang patut diperhitungkan di pasaran.

Ingin memiliki Garmin Virb XE? Harganya berada di kisaran Rp 6,6 jutaan.

Kelebihan Garmin Virb XE:

  • GPS dan sensor lainnya untuk motion
  • Waterproof tanpa perlu case tambahan

Kekurangan Garmin Virb XE:

  • Bodinya gendut dibanding kompetitor
  • Tidak cocok untuk dipasang di kendaraan

 

8. GoPro Hero5 Session

GoPro Hero5 Session

GoPro Hero5 Session

Spesifikasi GoPro Hero5 Session

Weight: 74g |
Waterproof: 10m |
4K video: 30/25/24fps |
1080: up to 90fps |
720: up to 120fps |
Stills resolution:10MP |
Battery life: 1.5-2hrs est

Ulasan GoPro Hero5 Session

 

GoPro back to basic membesut Hero5 Session sama seperti pendahulunya, dengan bentuk kotak tanpa screen. Meski begitu di dalamnya dibenamkan spesifikasi sama dengan Hero5 Black.

Jadi meski terkesan remeh namun bisa merekam video 4K di 30fps, punya image stabilization, kontrol via suara dan tahan menyelam hingga kedalaman 10 meter yang sudah jadi ciri khas GoPro.

Tombol “record” yang besar di bagian atas berfungsi memulai dan mengakhiri rekaman, jadi tak perlu pusing memikirkan mode dan opsi lainnya. Jadi harap maklum jika membutuhkan aplikasi untuk meng-handle keperluan lainnya.

Untuk harganya lebih murah dibanding Hero5 Black yakni Rp 4,6 jutaan.

Kelebihan GoPro Hero5 Session:

  • Desain bodinya compact
  • Kontrol simpel dengan satu tombol saja

Kekurangan GoPro Hero5 Session:

  • Membutuhkan aplikasi untuk menggunakan settingan atau Tanpa screen.

 

Itulah 8 Action camera rekomendasi untuk para pecinta travelling.

8 Action camera rekomendasi untuk para pecinta travelling | Angga J | 4.5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: